Beberapa kenyataan yang akan terjadi pasca menikah


Biasanya orang yang dalam masa pacaran akan selalu menunjukan sisi romantisnya, melebih lebihkan nya bahkan ada yang menutupi sifat aslinya dan menunjukan yang terbaik didepan pasanganya. Nah pernah terpikirkan kah bagaimana kehidupan yang sesungguhnya pasca menikah nanti? Tentunya akan sangat berbeda bahkan bisa dibilang berbanding terbalik dengan semasa pacaran dulu. Dan tentu saja aktifitas yang dijalani keduanya itu berbeda. Berikut akan dipaparkan mengenai apa saja sih kenyataan yang terjadi pasca menikah?

1. Sifat yang asli akan muncul. Tidak ada lagi berpura pura atau menutupinya.
Semasa pacaran mungkin masih bisa ditutupi dengan bersikap sok perfeksionis demi menjaga imej nya didepan pasanganya, namun setelah menikah nanti akan menemukan kejutan dibalik sikap sok perfeksionisnya itu. Seperti ketika makan bersama yang dulunya sok sok jaim sendawa ditahan, justru setelah menikah akan dilepas dan dikeluarkan. Haha..

2. Yang dulunya sering dipuja puja dengan gombalan, siap siap untuk merasakan ketidakromantisan pasca menikah nanti
Dulu, saat masih asyik pacaran, adalah wajib hukumnya mempersembahkan keromantisan seperti gombalan rayuan dan lain lain. Nggak boleh ada ketidaksempurnaan dalam hubungan, semacam kebosanan dan marah-marahan. Setelah menikah, banyak hal yang harus lebih didahulukan daripada sekadar menciptakan suasana romantis, seperti tanggung jawab dan saling pengertian. Tapi bukan berarti romantis itu nggak penting. Romantis itu penting, tapi bukan lagi yang utama.

3. Jangan tertipu pada kata "hanya kamulah satu satunya yang aku punya" karna setelah menikah nanti yang serind dibicarakan mengenai ekonomi. karna hidup butuh uang, bukan cinta.
Setelah menikah, bahasan soal keuangan ini penting banget. Jauh lebih penting ketimbang kata kata gombalan rayuan yang dijunjung tinggi oleh budak-budak cinta itu. Kamu nggak akan pusing memikirkan soal gimana caranya kasih surprise ke pasangan saat dia ulang tahun atau pun hadiah saat anniversary.

4. Ketika kamu merasakan jenuh karna menjalani kehidupan rumah tangga yang penuh perjuangan, itu sudah biasa.
Semasa pacaran, ada lah ya masa masa jenuh lalu gonta ganti pacar sesuka hatinya hanya gara gara jenuh. Eits, kalau sudah menikah mana mungkin dong ketika jenuh akan melakukan hal yang sama, tetapi tidak selamanya jenuh itu menetap di diri, karna siklus perasaan akan berputar setiap waktunya. Terkadang bisa senang, sedih, kadang kala romantis, dan banyak kata kata lainya. Yang perlu dipertahankan adalah mengingat komitmen dulu dan pandai pandainya mengontrol emosi. Cerai dan putus pacaran sangat berbeda lho..

5. Pertengkaran pun ikut mewarnai rumah tangga, mulai dari perdebatan kecil sampai hal besar yang memungkinkan perceraian
Biasanya waktu pacaran dulu sering banget ributin hal hal kecil seperti lama balas chat, gajadi ketemuan, bicara sama lawan jenis selain pacarnya dan macem macem lah. Nah setelah menikah, pasti selalu bersama, hampir dalam kurun waktu 24 jam dilalui bersama yang tentunya ada baik buruknya. Dikala hal buruk kalian mesti siap dengan kenyataan yang perlu dimalumi, harus sigap mengatasi pertengkaran dan jangan dipelihara lama-lama.